Jumat, 18 September 2009
Mau Langsing? Ini tipsnya
1. Perubahan pola hidup seseorang, dimana dalam 24 jam waktu hidupnya porsi “penimbunan” lebih banyak daripada porsi “pembakaran”
2. Perubahan pola makan seseorang, dimana kebiasaan dan menu makan seseorang berubah menjadi lebih nikmat, lebih berlemak, lebih banyak
3. Perubahan hormonal, seiring dengan usia tubuh yang semakin menua dan fungsi-fungsi pembakaran dalam tubuh semakin berkurang
Nah bila kita lihat 3 faktor utama di atas, 2 di antaranya dapat dicegah secara permanen, dan hanya satu yang tidak… tapi bisa ditunda atau dikurangi. Berikut beberapa tips penting untuk mengatasi masalah kegemukan. Tips ini insya Allah DIJAMIN efektif bagi orang gemuk untuk melangsingkan tubuhnya ke berat badan normal (bukan berarti kurus kering lho…)
1. Mulailah dengan menimbulkan “Vitamin KK” alias Kemauan Kuat pada diri Anda untuk membenahi pola hidup Anda… Susah? Eit, jangan dulu mengatakan susah! Ganti saja menjadi gampang-gampang-susah. Jadi gampangnya 2x dan susahnya 1x
2. Atur kembali cara makan Anda.
Lebih dari 70% fakta kegemukan pada kepustakaan yang saya baca di luar faktor keturunan adalah diikuti atau diawali dengan cara makan yang salah
Rasulullah SAW adalah orang yang senantiasa menjaga makannya dengan cara makan hanya bila lapar, dan berhenti sebelum kenyang (bukannya seperti filosofi kebanyakan orang yang gemuk : makan ketika datang waktunya, berhenti setelah perut merasa terlalu kenyang sehingga tidak dapat dimasuki lagi hehehe…)
3. Gunakan pola makan 3-2-1® (registered trademark of DrArief.com)
Tentu maksudnya bukan makan pagi 3 porsi, makan siang 2 porsi, dan makan malam 1 porsi… alangkah gemuknya kita bila mengikuti pola itu Maksudnya adalah : makan pagi menduduki skor 3, makan siang menduduki skor 2, dan makan malam menduduki skor 1. Skor ini menunjukkan kepentingannya, yang berhubungan dengan pola hidup orang normal (pada umumnya) bekerja pada pagi hari dan istirahat pada malam hari; tentunya berlaku sebaliknya bila Anda bekerja sebagai petugas yang senantiasa bekerja di malam hari dan tidur di pagi hari.
4. Jauhi jarak antara makan malam dengan tidur
Semakin dekat jarak antar makan malam dengan tidur, itu berarti Anda memberikan tambahan “PR” bagi tubuh untuk membakar kalori dari hasil makan malam tadi menjadi lemak selama Anda tidur.
5. Hindari deposito yang tidak perlu!
Kebanyakan orang gemuk punya cara tersendiri untuk mengisi waktu-waktu khususnya, seperti kebiasaan minum kopi manis di sore hari, teh manis di malam hari, dsb. Ini adalah kebiasaan, bukan kebutuhan. Bila tubuh Anda sudah terasa berat untuk beraktivitas, ada baiknya Anda tinjau kembali perlu tidaknya tubuh Anda mendapatkan “suntikan deposito” lemak secara rutin.
6. Upayakan komposisi makan yang didasari prinsip yang sesuai dengan kebutuhan.
Bila aktivitas harian Anda lebih banyak menggunakan aktivitas fisik (otot), tentu tubuh Anda lebih banyak membutuhkan karbohidrat.
Bila aktivitas harian Anda lebih banyak menggunakan aktivitas berfikir (otak), tentu tubuh Anda lebih banyak membutuhkan protein.
Cara mudah untuk menimbang takarannya adalah dengan melihat point no. 2 di atas.
7. Jangan “asal isi” perut Anda setiap saat ia lapar
Upayakan substitusi yang tidak berpotensi menambah lemak Anda ketika serangan lapar datang.
Campurkan porsi makanan utama Anda dengan agar-agar supaya lebih berisi.
Perbanyaklah minum air daripada menambah porsi makan.
Perbanyak buah segar, khususnya bila terasa lapar di waktu malam. Tentu bukan durian, alpukat, dan buah berlemak lain.
8. Aktifkan kembali otot-otot tubuh Anda dengan olah raga. Otot selalu berlawanan dengan lemak. Bila otot Anda “memakan” zat-zat hasil pembakaran makanan dalam jumlah yang tidak berlebihan, maka bisa dipastikan uang kembalian yang akan “disetor” ke tabungan lemak pasti akan sedikit. Karenanya, upayakan selalu agar otot Anda aktif.
9. Ini dia… Ramuan khusus!
Ini adalah kombinasi zat alami unik yang telah dicoba oleh banyak orang dan terbukti berhasil. Tapi ini adalah ramuan tradisional, jadi tidak ada statistik yang memadai sebagaimana obat kimia. Minumlah secangkir campuran madu dan bubuk kayumanis yang telah direbus, setiap pagi, 30 menit sebelum sarapan saat perut masih kosong dan pada malam hari sebelum tidur. Bila diminum secara teratur insya Allah dapat menurunkan berat badan… bahkan untuk mereka yang mengalami obesitas sekalipun. Konon campuran ini juga dapat mencegah penimbunan lemak yang berlebihan pada tubuh.
Menarik bukan? Nah selamat mencoba! Saya doakan semoga sukses dan langsing
(Info : Dr. Arief)
Selasa, 15 September 2009
Hentikan Anak Jalanan, Sekarang Juga!
Penculikan dan perdagangan anak merupakan kaitan yang saling berhubungan. Karena motif dari penculikan biasanya adalah karena objek yang diculik, yakni anak, selanjutnya dijual kepada jaringan (sindikat) untuk kemudian dijadikan sebagai komoditas mesin pencari uang, Umumnya korban penculikan adalah anak-anak dari kalangan menengah ke bawah, yangmana pengawasan dari para orangtua terhadap anak sangat minim.
Sangat miris rasanya bila kita melihat pemandangan yang terjadi selama ini di sekitar kita, dimana hampir di setiap jalanan (terutama di sekitar kolong jembatan layang), para anak yang sangat belia, bahkan banyak diantaranya yang masih usia balita, harus berlarian melintasi lampu merah, dengan pakaian seadanya dan muka kotor, mengemis atau mengamen. Sementara para “ibu pengeksploitasi anak” menunggu sambil duduk dan mengobrol di tempat yang agak jauh tersembunyi sambil mengawasi para pekerja cilik mereka mengais rejeki.
Atau yang lebih miris lagi adalah pemandangan dimana para ibu (kita tak pernah tahu apa benar mereka ibu kandung) menggendong bayi di bawah terik matahari ataupun guyuran hujan, hanya untuk memaksa mencari rejeki dengan bermodalkan belas kasihan orang lain terhadap “korban cilik” yang mereka gendong. Pernah saya iseng bertanya pada seorang pengemis yang sedang menggendong bayinya yang tampak menggigil kedinginan di pinggir jalan (yang saya lihat ibu itu usianya masih tergolong muda dan sebenarnya kalau dia mau kerja keras, dia bisa mencari pekerjaan lain yang lebih pantas ketimbang menjadi pengemis), saya tanyakan mengapa dia mengajak serta anaknya. “Gak kasihan Bu ajak anak untuk kerja di jalanan begini?”
Dengan sangat enteng si Ibu menjawab, “Kalau saya gak ajak, dia siapa yang jagain?” lalu saya tanya lagi, “Anaknya dibawa ke jalanan gini kan pastinya kepanasan dan kehujanan, Bu?” Dijawab lagi oleh sang Ibu “Ah itu sih udah biasa, udah kebal dia”. Wah, enteng banget jawabannya! Anaknya masih berumur kira- kira 6 bulan lho! Usia yang seharusnya mendapatkan kenyamanan dan kasih sayang sebuah keluarga di dalam rumah yang hangat, bukan di jalanan yang serba keras seperti itu. Saya malah sempat berpikir, jangan-jangan anak bayi itu bukan anak kandungnya si Ibu...? Sudah menjadi rahasia umum bila anak yang dibawa pengemis sebenarnya banyak "anak sewaan ".
Pernah juga suatu kali saya melihat segerombolan anak laki-laki (anak jalanan) kira-kira berumur 5 sampai 7 tahun. Mereka sedang bergulat melawan seorang anak laki-laki yang badannya sangat kurus. Anak kurus itu kelihatan lebih muda dari anak yang lainnya. Sungguh kasihan saya melihatnya karena kendati anak kurus itu sudah menangis meraung-raung, tetap saja mereka mengeroyoknya (ada yang menjambak, memelintir jari, dan menendang pinggang). Kejadian tersebut tepat di pojok bawah jembatan penyebrangan, agak tersembunyi memang, tapi di sana ada beberapa orang jalanan yang duduk-duduk, tanpa berusaha melerai mereka. Sungguh sangat keras hidup yang harus dilalui anak jalanan itu. Mungkin hal yang saya lihat itu tidaklah seberapa keras dari yang biasa mereka alami sehari-hari. Terbayang kemudian kedua anak saya di rumah, yang selalu dibanjiri kasih sayang dan pelukan. Sungguh sangat berbeda dengan nasib para anak jalanan itu.
Please cut it off. Ini semua harus dihentikan. Mereka semua yang di jalanan memang bukan anak-anak kita. Bukan juga saudara ataupun kenalan kita. Tapi ber-empatilah. Bayangkan bagaimana kalau yang diculik dan dijual adalah anak kita. Bagaimana kalau seandainya anak kita kemudian dijadikan komoditas mesin pencari uang oleh para sindikat? Saya pikir, siapa pun bisa saja menjadi korban penculikan dan perdagangan para sindikat.
Selain itu, buatlah peraturan yang sangat tegas untuk para orang tua supaya tidak sama sekali menjadikan anak sebagai pekerja ataupun penghasil uang yang berkeliaran di jalanan. Buatlah wadah semacam panti yang fungsinya untuk menitipkan anak sekaligus sebagai tempat bimbingan ketrampilan (sekolah) bagi para anak yang orang tuanya tidak mampu secara ekonomi dan terpaksa meninggalkan anaknya karena bekerja. Untuk dana panti itu sendiri seharusnya para pengelolanya mencari donator dari para dermawan (pengusaha, pejabat, dll, pastinya ada donator yang dermawan kan?). Saya kira tidak sedikit dari para anak jalanan (keluarga miskin) yang punya bakat tertentu untuk dikembangkan di pusat bimbingan (panti) yang selanjutnya hasil dari keterampilan tersebut bisa menjadi bekal hidup di masa depan anak yang bersangkutan. Bukankah hal ini selain demi kepentingan sang anak, pun dapat dijadikan sebagai perbaikan generasi bangsa kita?
Buatlah hukum yang sangat tegas untuk memerangi ekspoitasi anak, dimana bagi pelanggarnya akan dijatuhi hukuman yang seberat-beratnya. Bukankah sebenarnya di Undang-undang kita sudah ada yang mengatur masalah “perlindungan Anak”, yakni UU No.23 yang isinya : Perlindungan Anak bertujuan untuk menjamin terpenuhinya hak-hak anak agar dapat hidup, tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi secara optimal sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan, serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi, demi terwujudnya anak Indonesia yang berkualitas, berakhlak mulia, dan sejahtera. Undang-undang ini mengatur secara tegas tentang perdagangan anak.
Pasal 68 (1) Perlindungan khusus bagi anak ... perdagangan anak sebagaimana dimaksud dalam Pasal 59 dilakukan melalui upaya pengawasan, perlindungan, pencegahan, perawatan, dan rehabilitasi oleh pemerintah dan masyarakat. (2) Setiap orang dilarang menempatkan, membiarkan, melakukan, menyuruh melakukan, atau turut serta melakukan penculikan, penjualan, atau perdagangan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1).Serta Pasal 78 setiap orang yang mengetahui dan sengaja membiarkan anak ... anak korban perdagangan... sebagaimana dimaksud dalam Pasal 59, padahal anak tersebut memerlukan pertolongan dan harus dibantu, dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 100.000.000,00 (seratus juta rupiah).
Tegakkanlah hukum itu sampai jalanan kita benar-benar bersih dari anak jalanan. Sungguh tempat anak bukanlah di jalanan yang keras (dimana kekerasan fisik dan seksual kerap terjadi), melainkan di dalam sebuah rumah yang nyaman, sebuah tempat yang dapat menumbuh kembangkan diri sang anak untuk menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas. Kamis, 10 September 2009
Pengakuan-pengakuan Dokter Aborsi
Tindakan, Teknik, dan Resiko Aborsi
Aborsi memiliki resiko yang tinggi terhadap kesehatan maupun keselamatan seorang wanita. Tidak benar jika dikatakan bahwa jika seseorang melakukan aborsi ia “tidak merasakan apa-apa dan langsung boleh pulang”. Mereka merasa bahwa aborsi itu cepat dan tidak sakit. Mereka tidak sadar karena di bawah pengaruh obat bius. Mereka bisa segera pulang tidak lama setelah aborsi dilakukan. Benar, bagi sang wanita, proses aborsi cepat dan tidak sakit. Tapi, bagi bayi, itu adalah proses yang sangat mengerikan, menyakitkan, dan benar-benar tidak manusiawi.
2. Aborsi dilakukan orang lain
Aborsi yang dilakukan seorang dokter atau bidan pada umumnya dilakukan dalam 5 tahapan, yaitu:
1. Bayi dibunuh dengan cara ditusuk atau diremukkan di dalam kandungan
2. Bayi dipotong-potong tubuhnya agar mudah dikeluarkan
3. Potongan bayi dikeluarkan satu persatu dari kandungan
4. Potongan-potongan disusun kembali untuk memastikan lengkap dan tidak tersisa
5. Potongan-potongan bayi kemudian dibuang ke tempat sampah / sungai, dikubur di tanah kosong, atau dibakar di tungku
Pada kehamilan muda (dibawah 1 bulan) Pada kehamilan muda, dimana usia janin masih sangat kecil, aborsi dilakukan dengan cara menggunakan alat penghisap (suction). Sang anak yang masih sangat lembut langsung terhisap dan hancur berantakan. Saat dikeluarkan, dapat dilihat cairan merah berupa gumpalan-gumpalan darah dari janin yang baru dibunuh tersebut.
Pada kehamilan lebih lanjut (1-3 bulan) Pada tahap ini, dimana janin baru berusia sekitar beberapa minggu, bagian-bagian tubuhnya mulai terbentuk. Aborsi dilakukan dengan cara menusuk anak tersebut kemudian bagian-bagian tubuhnya dipotong-potong dengan menggunakan semacam tang khusus untuk aborsi (cunam abortus). Anak dalam kandungan itu diraih dengan menggunakan tang tersebut, dengan cara menusuk bagian manapun yang bisa tercapai. Bisa lambung, pinggang, bahu atau leher. Kemudian setelah ditusuk, dihancurkan bagian-bagian tubuhnya. Tulang-tulangnya diremukkan dan seluruh bagian tubuhnya disobek-sobek menjadi bagian kecil-kecil agar mudah dikeluarkan dari kandungan. Dalam klinik aborsi, bisa dilihat potongan-potongan bayi yang dihancurkan ini. Ada potongan tangan, potongan kaki, potongan kepala dan bagian-bagian tubuh lain yang mungil. Anak tak berdosa yang masih sedemikian kecil telah dibunuh dengan cara yang paling mengerikan.
Pada kehamilan lanjutan (3 sampai 6 bulan) Pada tahap ini, bayi sudah semakin besar dan bagian-bagian tubuhnya sudah terlihat jelas. Jantungnya sudah berdetak, tangannya sudah bisa menggenggam. Tubuhnya sudah bisa merasakan sakit, karena jaringan syarafnya sudah terbentuk dengan baik. Aborsi dilakukan dengan terlebih dahulu membunuh bayi ini sebelum dikeluarkan. Pertama, diberikan suntikan maut (saline) yang langsung dimasukkan kedalam ketuban bayi. Cairan ini akan membakar kulit bayi tersebut secara perlahan-lahan, menyesakkan pernafasannya dan akhirnya – setelah menderita selama berjam-jam sampai satu hari – bayi itu akhirnya meninggal. Selama proses ini dilakukan, bayi akan berontak, mencoba berteriak dan jantungnya berdetak keras. Aborsi bukan saja merupakan pembunuhan, tetapi pembunuhan secara amat keji. Setiap wanita harus sadar mengenai hal ini.1. Kematian mendadak karena pendarahan hebat
2. Kematian mendadak karena pembiusan yang gagal
3. Kematian secara lambat akibat infeksi serius disekitar kandungan
4. Rahim yang sobek (Uterine Perforation)
5. Kerusakan leher rahim (Cervical Lacerations) yang akan menyebabkan cacat pada anak berikutnya
6. Kanker payudara (karena ketidakseimbangan hormon estrogen pada wanita)
7. Kanker indung telur (Ovarian Cancer)
8. Kanker leher rahim (Cervical Cancer)
9. Kanker hati (Liver Cancer)
10. Kelainan pada placenta/ari-ari (Placenta Previa) yang akan menyebabkan cacat pada anak berikutnya dan pendarahan hebat pada saat kehamilan berikutnya
11. Menjadi mandul/tidak mampu memiliki keturunan lagi (Ectopic Pregnancy)
12. Infeksi rongga panggul (Pelvic Inflammatory Disease)
13. Infeksi pada lapisan rahim (Endometriosis)
So, please think twice before you gonna do it...
Penyebab Keguguran
- Aspek kelainan dari calon janin tadi. “Ini adalah abortus akibat yang terjadi karena kelainan pada kromosom, alias bibitnya sudah tidak baik,” ujarnya. Abortus juga dapat terjadi akibat lingkungan rahim yang tidak baik, misalnya kondisi endometrium yang tidak sempurna. “Bisa saja akibat pengaruh dari luar tubuh ibunya. Misalnya, terkena virus, radiasi, konsumsi obat-obatan, ataupun pengaruh psikis, seperti beban pekerjaan atau hubungan dengan suami.”
- Abortus yang terjadi akibat kelainan pada plasenta sendiri. Misalnya, akibat infeksi pada vili-vili chorealis yang menyebabkan plasenta yang tidak bagus, dan menyebabkan pengiriman makanan ke calon janin melalui plasenta terganggu. “Ini menyebabkan gangguan pertumbuhan pada calon janin, dan selanjutnya janinnya mati,” ujar Hasnah.
- Penyakit yang berasal dari si ibu sendiri. Misalnya, calon ibu mendapat gangguan kesehatan pada saat kehamilan, seperti akibat infeksi dan mendadak panas tinggi, radang paru (pnemonia), sakit ginjal, terserang malaria, terinfeksi bakteri atau virus, dan sebagainya. “Semuanya ini bisa menyebabkan abortus,” ujar Hasnah. Selain itu, abortus juga bisa terjadi pada ibu yang mengalami anemia (kekurangan haemoglobin atau kekurangan butir darah merah) berat, mengalami keracunan, terpaksa menjalani operasi lain pada saat hamil, atau adanya infeksi pada rongga perut. “Penyakit menahun, seperti toksoplasmosis, juga bisa menyebabkan abortus.”
- Kelainan pada alat kelamin dalam, menurut Hasnah, merupakan aspek keempat. Misalnya kelainan letak rahim (retroversi uteri atau letak rahim turun), adanya mioma atau tumor di dalam rongga rahim. “Bisa pula karena mulut rahim sendiri yang tidak bagus (incompeten servik atau servik yang tidak baik) karena jahitan pada persalinan sebelumnya yang tidak bagus. Tak jarang Incompeten servik merupakan bawaan.
Rabu, 09 September 2009
Lebih Dalam Mengupas Alat Kontrasepsi
Alat Kontrasepsi Alternatif
kontrasepsi mengandung kombinasi hormon estrogen dan progesteron, dan merupakan salah satu cara pencegahan kehamilan paling ekonomis karena harganya relatif murah. Pil kontrasepsi bekerja dengan cara mencegah ovulasi, dan mengentalkan lendir serviks sehingga sperma tidak bisa mencapai uterus.Jika dilihat dari tingkat efektifitas, pil kontrasepsi memberikan jaminan perlindungan 100%, dengan catatan harus diminum secara teratur selama 21 hari tanpa terputus, dan dihentikan selama tujuh hari. Akan tetapi, penggunaan pil ini juga bisa menimbulkan sejumlah efek samping seperti sakit kepala, mual, tumbuh jerawat, atau berat badan naik..
2.Cincin vagina
Alat kontrasepsi ini berbentuk cincin yang fleksibel dengan diameter sekitar 5 cm, yang bekerja melepaskan estrogen dan progesteron secara langsung ke dinding vagina. Masukkan cincin ke dalam vagina dengan menekan kedua tepi secara bersamaan, dan keluarkan setelah tiga minggu. Setelah dilepaskan maka Anda akan mengalami siklus haid. Setiap cincin vagina mampu berfungsi selama satu bulan untuk mencegah fertilisasi, dan lebih baik digunakan oleh perempuan yang tidak cocok menelan pil (karena mengalami mual, pusing, dsb). Cincin vagina ini bisa didapatkan dengan resep dokter, dan memiliki risiko sampingan infeksi vagina yang bisa sembuh dalam beberapa bulan.
3. Spon
Spon merupakan sejenis alat berbentuk busa yang dimasukkan ke dalam vagina beberapa jam sebelum melakukan hubungan seksual, dan dibiarkan di dalam sampai 30 jam sesudah berhubungan. Spon bekerja dengan cara melepaskan zat pembunuh sperma (spermicide) saat berada dalam kondisi lembap karena air, dan ditempatkan di atas serviks.Kekurangannya, alat kontrasepsi ini tidak dapat mencegah penjangkitan penyakit menular seksual, bisa menyebabkan iritasi vagina, dan membuat penggunanya rentan terhadap mikroba.
4. Kondom perempuan
Berbeda dengan kondom biasa, kondom jenis ini dibuat khusus untuk kaum hawa, dan memiliki bentuk seperti kantung plastik panjang dengan cincin pada kedua ujungnya. Ujung yang terbuka merupakan jalan masuk penis, sedangkan ujung yang tertutup didesain untuk menahan ''perkakas'' pria tersebut dari area serviks. Untuk menggunakannya, tekan pinggiran salah satu cincin secara bersamaan dan masukkan sejauh mungkin ke dalam vagina. Sementara itu, bagian cincin lainnya dibiarkan tergantung di luar tubuh.
5. Diafragma
Diafragma merupakan alat kontrasepsi berbentuk tudung/mangkuk yang terbuat dari karet dan bersifat fleksibel. Alat ini dibuat dalam berbagai ukuran sehingga dapat dipilih yang paling pas dengan tubuh. Selain mencegah kehamilan, diafragma juga efektif mencegah risiko kanker rahim.Untuk menggunakannya, lapisi diafragma dengan zat pembunuh sperma, lipat setengah, dan dorong masuk ke dalam vagina hingga menutupi serviks. Biarkan diafragma berada di dalam vagina selama sekurang-kurangnya enam jam setelah berhubungan intim, dan keluarkan dalam jangka waktu 24 jam untuk meminimalisasi risiko infeksi kandung kemih.
6. Sterilisasi
Metode ini merupakan salah satu alternatif pencegahan kehamilan secara permanen. Pada perempuan, prosedur ini dikenal dengan istilah tubektomi, yaitu pemotongan atau penutupan saluran telur yang terentang dari ujung atas rahim sampai kandung telur, sehingga perempuan yang bersangkutan tidak dapat hamil lagi.Metode ini juga bisa dilakukan terhadap laki-laki melalui prosedur vasektomi, yaitu pengikatan atau pemotongan saluran sperma sehingga laki-laki tersebut tidak bisa lagi menghamili lawan jenisnya.
(Source: Media Indonesia)
Menghitung Tanggal persalinan
Membedah Alat Reproduksi Wanita

Alat reproduksi sendiri adalah bagian-bagian tubuh kita yang berfungsi dalam melanjutkan keturunan. Alat reproduksi wanita berbeda dengan alat reproduksi laki-laki. Di artikel ini kita akan lebih khusus membahas alat reproduksi wanita. Alat reproduksi wanita terdiri dari dua bagian, yaitu bagian dalam dan luar.
Bagian dalam memiliki fungsi sebagai berikut:
* Bibir kemaluan (labia mayora), yaitu daerah yg berambut, berfungsi sebagai pelindung dan menjaga agar bagian dalam tetap lembab.
* Bibir dalam kemaluan (labia minora), yaitu daerah yang tidak berambut dan memiliki jaringan serat sensorik yang luas yang sangat peka karena mengandung ujung syaraf.
* Vagina, yaitu rongga penghubung antara alat reproduksi wanita bagian luar dan dalam.
Sementara itu alat reproduksi wanita bagian luar memiliki fungsi sebagai berikut:
* Vagina bagian luar, yang merupakan jalan keluar bagi darah haid dan jalan keluar ketika bayi lahir (sifatnya sangat lentur sehinggga bayi dapat keluar melalui vagina).
* Leher rahim (cervix), yang merupakan penghubung antara vagina dan rahim.
* Rahim (uterus), tempat dimana sel telur yang sudah dibuahi tumbuh dalam rahim selama kehamilan. Bila telur tidak dibuahi, maka sel telur menempel ke dinding rahim. Selanjutnya dinding rahim menebal lalu luruh dan mengalir keluar dalam bentuk darah. Inilah yang disebut haid (menstruasi).
* Saluran telur (tuba falopii), yaitu dua saluran yang terletak sebelah kanana dan kiri rahim yang berfungsi sebagai penghubung rongga rahim dan indung telur.
* Dua buah indung telur ( ovarium), berfungsi memproduksi sel telur dan hormon peremputan yaitu estrogen dan progesterone. Atas pengaruh hormon, sebanyak satu sampai dua sel telur masak setiap bulan, lalu dilepaskan ke dinding rahim. Dinding rahim ini akan menebal, yang sebetulnya berguna sebagai tempat sel telur bersarang setelah dibuahi.
Nah… apakah tanda-tanda kematangan alat reproduksi wanita? Kematangan alat reproduksi wanita ditandai oleh terjadinya haid pertama, yaitu disebut menarche. Biasanya kita menyebut anak remaja wanita yang demikian sudah akil baligh, yang dimulai sekitar umur 8-12 tahun. Bila seorang wanita sudah mengalami menarche, itu artinya tubuhnya sudah menghasilkan sel telur yang bisa dibuahi sperma yang dihasilkan oleh tubuh laki-laki, dan dapat menyebabkan terjadinya kehamilan.
Letak G-Spot Wanita
Selain alat reproduksi tadi, Anda juga perlu mengenali satu area lagi yang sering disebut G-Spot. Mencari letak posisi G-Spot wanitaG-Spot (Grafenberg Spot) saat ini sering dibahas di berbagai media. Katanya, titik G-Spot ini adalah sebuah ruang sempit dibalik tulang pubis wanita ini yang apabila tersentuh akan memberikan sensasi yang luarbiasa.Titik G-Spot dapat ditemukan dengan memasukkan jari-jari ke dalam Vagina dengan telapak tangan menghadap ke depan. Dengan menyentuh dan memainkan bagian ini dengan perlahan, dapat membuat pasangan wanita multiple orgasme. G Spot juga dapat terstimulasi dengan baik saat bercinta dengan posisi doggy style atau spooning. Nah…berbekal pengetahuan anatomi tubuh dan alat reproduksi, tentunya Anda kini dapat mempersiapkan diri untuk menikmati saat-saat indah bersama. Jangan takut untuk mencoba dan mengekplorasi tubuh pasangan, karena kreativitas memang merupakan elemen yang sangat penting untuk membina hubungan intim yang senantiasa penuh gairah.
Gejala Umum dan Jenis Penyakit Menular Seksual (PMS)
- Keluarnya cairan Yang tidak normal dari saluran kencing dan atau liang senggama (Keputihan yang banyak, berbau amis, berwarna putih kehijauan). Misalnya: GONORE, TRIKOMONAS, JAMUR
- Rasa nyeri/sakit pada saat kencing atau saat berhubungan seksual. Misalnya: CONORE
- Rasa gatal di alat kelamin atau sekitarnya.Contohnya: JAMUR4. Lecet, luka kecil (kadang ada yang tidak terasa sakit) Yang disertai dengan pembengkakan kelenjar getah bening. Misainya: SIPILIS, CHANCROID.
- Timbul kelainan kulit di kelamin atau di sekitarnya berupa kutil, atau menyerupai bunga kol. Contohnya: JENGGER (KONDILOMA), LIMPOGRANULOMA, GRANULOMA INGUINALE.
- Perubahan warna kulit dan mata, misalnya pada HEPATITIS B/C.
- Kemandulan pada pria dan wanita yang disebabkan oleh penyebaran infeksi pada alat kelamin bagian dalam, seperti pada GONORE dan KLAMIDIA.
- Menyebabkan kematianya seperti AIDS, SIPILIS, HEPATITIS B/C.
- Menyebabkan penyakit kanker (kanker leher rahim) dan penyakit yang selalu kambuh, seperti HERPES KELAMIN, KONDILOMA/JENGGER
- Khusus pada wanita hamil yang mengidap PMS tertentu (GONORE, SIPILISI, HERPES KELAMIN, HIV/AIDS) bisa menularkan kepada bayinya dan atau menyebabkan bayi yang dilahirkan cacat, lahir muda atau meninggal.
- Semua gejaia tersebut tidak selalu disebabkan oleh PMS. Seseorang bisa saja mempunyai gejala tersebut, tetapi tidak terjangkit suatu PMS. Namun bila gejala tersebut muncul sebaiknya segera konsultasi ke dokter, karena mungkin diperlukan pemeriksaan yang lengkap, termasuk laboratorium, pengobatan yang sesuai, serta perlunya informasi dan bimbingan tentang cara pencegahan dan pengobatan yang benar.
- Orang yang mengidap PMS tidak selalu menuniukkan gejala-gejala. Kita tidak bisa mengetahui seseorang mengidap PMS dengan melihat dari luar atau hanya dari penampilannya saja.






.jpg)
.jpg)

.jpg)
